Bank Indonesia memperkirakan pertumbuhan ekonomi Maluku pada tahun 2016 pada rentang 5,8-6,2 persen, meningkat kurang lebih 0,5 – 1 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya mencapai 5,44 persen.

Membaiknya perekonomian Maluku pada tahun 2016 didorong oleh pulihnya Sektor Perikanan setelah terkena dampak moratorium Kementerian Kelautan dan Perikanan pada tahun sebelumnya. Moratorium yang dikeluarkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan meliputi Surat Izin Tempat Usaha Perikanan (SITUP), Surat Izin Usaha Perikanan (SIUP), perizinan eks kapal asing, transhipment, dan lain sebagainya.

Bank Indonesia memperkirakan tekanan inflasi tahunan Maluku pada 2017 meningkat dibandingkan 2016 namun masih dalam level cukup rendah dan stabil. Peningkatan tekanan inflasi tersebut didorong oleh tingkat konsumsi rumah tangga yang menguat. Penguatan tersebut seiring dengan membaiknya kondisi usaha sektor swasta sehingga ketersediaan lapangan kerja lebih terbuka.

Rendahnya inflasi tahun 2016 terutama didukung oleh terkendalinya harga komoditas bahan makanan baik beras, sayur-sayuran, bumbu-bumbuan seperti cabai merah dan bawang merah, serta ikan segar,‚ÄĚkata Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku Wuryanto di Ambon, Selasa (27/12/2016).

Logo Hari Pers Nasional 2017

Subscribe Via Email

Dapatkan Informasi Terbaru Via Email dengan bergabung bersama mailing list kami

Subscibe Sukses

Essential SSL