Kota Ambon merupakan ibukota Provinsi Maluku. Secara geografis terletak pada posisi 3°-4° Lintang Selatan dan 128°-129° Bujur Timur, dengan luas wilayah ± 712.480 km² serta berbatasan dengan wilayah Kabupaten Maluku Tengah yaitu sebelah utara dengan Kecamatan Leihitu dan sebelah timur berbatasan dengan Kecamatan Salahutu.

Sejak era perdagangan rempah-rempah, Kota Ambon telah berubah menjadi pusat perdagangan dan tempat pendidikan serta pusat perkantoran. Letak Kota Ambon berada dalam wilayah Pulau Ambon, memiliki obyek dan daya tarik wisata yang sangat menarik, baik itu alam, pantai, bahari, peninggalan sejarah maupun budaya. Ambon telah lama dikenal sebagai “Ambon Manise” yang artinya Ambon yang indah.

OBJEK WISATA KOTA AMBON

Museum Siwalima

Museum Siwalima berada di Taman Makmur – Desa Amahusu 4 km dari pusat kota Ambon, dapat ditempuh dengan angkutan umum, dengan tarif Rp. 3.000/orang. Museum Siwalima dibangun pada tanggal 8 Nopember 1973 . Museum ini memiliki 2 jenis museum yaitu : Museum Sejarah (menyimpan berbagai koleksi masa lampau dan koleksi ethnografi, budaya dan sains) dan Museum Kelautan (menyimpan beberapa kerangka ikan paus lengkap). Lokasi ini juga sering digunakan untuk berbagai kegiatan seperti lomba lukis dan atraksi seni budaya. Dari puncak Museum Siwalima terlihat sebuah batu karang yang menyerupai sebuah topi berada di pesisir pantai, sehingga oleh masyarakat setempat dinamakan Batu Capeu. Lokasi ini digunakan sebagai tempat santai dan melakukan kegiatan renang, mancing dan snorkeling.

 

Pantai Amahusu

Letaknya 10 km dari kota Ambon dan dapat ditempuh dengan angkutan umum dari terminal Mardika, Ambon – Amahusu dan juga dapat ditempuh oleh semua jenis kendaraan. Di lokasi ini pengunjung dapat menyaksikan keindahan panorama alam menjelang sunset. Lokasi ini juga digunakan sebagai tempat finish event Darwin – Ambon Yacht Race dan sebagai tempat pelepasan Arumbae Manggurebe kegiatan Pesta Teluk Ambon. Disini terdapat fasilitas hotel, restoran, karaoke dan pub yang berada di tepi laut . Pengunjung dapat menikmati keindahan teluk Ambon dari lokasi ini sambil menikmati makanan yang dihidangkan.

 

Pantai Namalatu

Pantai Namalatu terletak di desa Latuhalat, 18 km dari pusat kota dan dapat dicapai dengan menggunakan angkutan umum dengan tarif Rp. 5.000/orang serta dapat ditempuh dengan waktu 30 menit. Pantai Namalatu memiliki panorama alam yang indah serta memiliki keindahan bawah laut. Lokasi ini digunakan sebagai tempat bersantai/berekreasi dan atraksi seni budaya serta aktivitas diving. Pengunjung dapat mencicipi rujak khas desa Latuhalat. Selain itu + 200 m dari Pantai Namalatu terdapat sebuah pantai yang namanya Pantai Tanjung, berada di ujung Tanjung Nusaniwe tepatnya di Dusun Waimahu. Di tempat ini pengunjung dapat menikmati panorama alam yang indah yang berhadapan dengan laut Banda dan Tanjung Alang. Selain itu terdapat sebuah batu karang besar menyerupai konde seorang wanita, sehingga tempat ini disebut Batu Konde. Tidak jauh dari lokasi tersebut,  terdapat Pintu Kota yang merupakan karang besar yang menyerupai pintu gerbang besar, yang menghadap ke laut. Disekitar Pintu Kota terdapat taman laut dengan aneka jenis ikan dan biota laut. Disebelah timur pantai Namalatu + 4 km terdapat Santai Beach, atau 15 km dari pusat kota Ambon, dan dapat dicapai dengan menggunakan angkutan umum serta dapat ditempuh dengan waktu 30 menit. Pantai ini digunakan untuk bersantai , berenang dan snorkeling. Terdapat fasilitas cottage dan fasilitas diving yang dikelola oleh PT. Blue Rose Dive Centre.

 

Logo Hari Pers Nasional 2017

Subscribe Via Email

Dapatkan Informasi Terbaru Via Email dengan bergabung bersama mailing list kami

Subscibe Sukses

Essential SSL