Objek Wisata Leitimur Selatan

Pantai Lawena Pantai Lawena berada di desa Hutumuri, untuk sampai ke lokasi tersebut dapat di tempuh melalui jalur Passo 20 km dari kota Ambon, dan jalur Batu Meja + 17 km dari pusat kota Ambon dan dapat dicapai dengan angkutan umum. Pantai ini berpasir dan sebagian lagi berkarang, pantai tersebut sering dikunjungi oleh masyarakat setempat maupun manyarakt Kota Ambon. Di pantai ini kita dapat melihat pemandangan yang indah dengan laut yang bersih, hamparan pohon kelapa sepanjang pantai. Tempat ini cocok untuk berekreasi , berenang dan snorkling.   Pantai Toisapu Pantai Lawena berada di dusun Toisapu, + 17 km dari pusat kota Ambon dan dapat dicapai dengan angkutan umum. Pantai ini berpasir putih dan airnya yang jernih biasanya digunakan untuk berekreasi, renang dan snorkeling serta aktivitas lainnya.   Gereja Baithlehem Gereja Bethlehem berada di desa Hutumuri, + 20 km dari pusat kota Ambon. Juga merupakan salah satu obyek wisata sejarah / budaya. Gereja ini dibangun pada tahun 1737 oleh para raja dan tuan tanah serta rakyat Lounusa Desa Hutumuri. Tahun 1832 dipugar kembali oleh Raja Jan Johanes Tehupeiory yang semua batu diambil dari Goa Asa tanpa menyentuh tanah sampai terpasang di gedung gereja dengan bahan perekat kapur dan putih telur.   Pantai Tihulessy Untuk menuju desa Hukurila pengunjung dapat menggunakan kendaraan umum maupun carteran(dari terminal Mardika via Passo). Di desa Hukurila terdapat sebuah pantai yang namanya pantai Tihulessy dan taman lautnya yang indah dengan aneka jenis ikan dan biota laut. Desa ini sering dikunjungi oleh wisatawan untuk melakukan aktivitas diving dan snorkeling. Selain itu ada event “Timba Laor” yang dilaksanakan oleh masyarakat setempat.   Pantai Namasua yang indah menghadap ke...

Objek Wisata Sirimau

Gong Perdamaian Dunia GPD adalah simbol perdamaian abadi yang diberikan oleh PBB kepada Provinsi Maluku khususnya di Kota Ambon, dan diresmikan pada tanggal 25 Nopember 2009 oleh Presiden Susilo Bambang Yodoyono tepatnya pada Hari Perdamaian Dunia yang ke XXIX. GPD berada tepat di depan Gedung Gubernur Maluku, jika malam hari monument ini berhiaskan lampu warna-warni, sehingga banyak pengunjung datang bersantai sambil berfoto ria. Di bawah monumen terdapat sebuah ruang yang menampilkan foto-foto Perdamaian Dunia (Helsinsky, Malino I, Malino II dll). Disekitar GPD + 50 m terdapat obyek wisata peninggalan sejarah   Benteng Victoria Dibangun pada tahun 1517 oleh pemerintah Portogis yang dikenal dengan nama Benteng Seinhora da Annunciada, yang kemudian diambil alih oleh Belanda pada tahun 1602 dan dinamakan Kastel Victoria. Di dekat Benteng Victoria terdapat peninggalan sejarah berupa Patung Letkol Slamet Riyadi yang gugur dalam Operasi Militer melawan separatis RMS pada tahun 1950 di Maluku.       Monumen Pattimura Berhadapan dengan patung Slamet Riyadi terdapat Monumen Pattimura. Monumen Pattimura merupakan salah satu Obyek Wisata peninggalan Sejarah. Monumen ini dibangun untuk memperingati perjuangan Thomas Matulessy atau lebih dikenal dengan Kapitan Pattimura, melawan penjajah Belanda pada tahun 1817, dan digantung pada lokasi dimana monumen ini berada. Pattimura dikenal sebagai pahlawan nasional. Di lokasi ini sering digunakan sebagai tempat pertunjukkan seni musik dan aktivitas olah raga     Monumen Christina Martha Tiahahu Monumen Ch. M. Tiahahu terletak diatas bukit Karang Panjang, 3 km dari pusat kota Ambon. Ch. M. Tiahahu adalah gadis muda dari Pulau Nusalaut yang berjuang bersama ayahnya, Paulus Tiahahu dan Thomas Matulessy pada tahun 1817 menentang penjajahan Belanda. Dari lokasi ini dimana Monumen Ch. M. Tiahahu berada...

Objek Wisata Nusaniwe

Kota Ambon merupakan ibukota Provinsi Maluku. Secara geografis terletak pada posisi 3°-4° Lintang Selatan dan 128°-129° Bujur Timur, dengan luas wilayah ± 712.480 km² serta berbatasan dengan wilayah Kabupaten Maluku Tengah yaitu sebelah utara dengan Kecamatan Leihitu dan sebelah timur berbatasan dengan Kecamatan Salahutu. Sejak era perdagangan rempah-rempah, Kota Ambon telah berubah menjadi pusat perdagangan dan tempat pendidikan serta pusat perkantoran. Letak Kota Ambon berada dalam wilayah Pulau Ambon, memiliki obyek dan daya tarik wisata yang sangat menarik, baik itu alam, pantai, bahari, peninggalan sejarah maupun budaya. Ambon telah lama dikenal sebagai “Ambon Manise” yang artinya Ambon yang indah. OBJEK WISATA KOTA AMBON Museum Siwalima Museum Siwalima berada di Taman Makmur – Desa Amahusu 4 km dari pusat kota Ambon, dapat ditempuh dengan angkutan umum, dengan tarif Rp. 3.000/orang. Museum Siwalima dibangun pada tanggal 8 Nopember 1973 . Museum ini memiliki 2 jenis museum yaitu : Museum Sejarah (menyimpan berbagai koleksi masa lampau dan koleksi ethnografi, budaya dan sains) dan Museum Kelautan (menyimpan beberapa kerangka ikan paus lengkap). Lokasi ini juga sering digunakan untuk berbagai kegiatan seperti lomba lukis dan atraksi seni budaya. Dari puncak Museum Siwalima terlihat sebuah batu karang yang menyerupai sebuah topi berada di pesisir pantai, sehingga oleh masyarakat setempat dinamakan Batu Capeu. Lokasi ini digunakan sebagai tempat santai dan melakukan kegiatan renang, mancing dan snorkeling.   Pantai Amahusu Letaknya 10 km dari kota Ambon dan dapat ditempuh dengan angkutan umum dari terminal Mardika, Ambon – Amahusu dan juga dapat ditempuh oleh semua jenis kendaraan. Di lokasi ini pengunjung dapat menyaksikan keindahan panorama alam menjelang sunset. Lokasi ini juga digunakan sebagai tempat finish event Darwin –...

Makna Logo dan Maskot HPN Tahun 2017

Makna dan Logo Maskot HPN Tahun 2017 adalah sebagai berikut : UNTAIAN PITA Logo Hari Pers Nasional (HPN) sejak 2014 – dan digunakan pada HPN tahun 2017 di Provinsi Maluku merupakan harmonisasi dari HPN tahun 2012 dan 2013 yang pada intinya merupakan Pesta Raya Masyarakat Pers dan tercermin di dalam komposisi, elemen serta warna-warni logonya untaian pita yang membentuk HPN dimaksudkan sebagai lambang pesta raya masyarakat pers, sementara jalinan pita dimaknakan sebagai sinergi antar komponennya. Huruf P yang berwarna-warni dimaknakan sebagai keragaman komponen pers sekaligus menegaskan kemeriahan pesta Dalam konteksi nasional, warna warni pelangi dapat mencermenikan kekayaan dan keragaman suku, bahasa dan budaya yang tercerminkan di dalam keanggotaan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) yang tersebar di 34 provinsi dan terdiri dari berbagai suku bangsa dan bahasa, tetapi tetap bersatu sabagai Bangsa Indonesia dan Berbahasa Indonesia   IKAN TUNA Sebagai salah satu hasil laut yang menjadi komoditas unggulan di perairan Maluku. Sebagai daerah yang disebut-sebut sebagai “Lumbung Ikan Nasional”, Tuna dari perairan Maluku dikenal sangat berkualitas.   PENA Menggambarkan kerja-kerja pers di tanah air dalam meningkatkan kompetensi,  sekaligus mengemban niat luhur menjadi mediator bagi kemajuan bangsa pada umumnya dan kemajuan Kepulauan Maluku pada khususnya. Ornamen berbentuk cengkeh, salah satu hasil bumi Maluku, diujung pena menggambarkan kemahsyuran Indonesia khususnya Kepulauan Maluku melalui rempah-rempah, yang sudah tercatat di banyak manuskrip kuno sebagai bagian penting pembentukan peradaban dunia.   TIGA RIAK GELOMBANG AIR LAUT Menggambarkan tantangan pers untuk: Mandiri, Profesional dan Berkarakter     Kemaritiman.   BUNGA PALA (Hasil Bumi Maluku) DENGAN PETA INDONESIA Menggambarkan kemahsyuran Indonesia lewat rempah-rempah, yang sudah tercatat di banyak manuskrip kuno sebagai bagian penting pembentukan peradaban...
Glenn Fredly Ikut Memeriahkan HPN 2017

Glenn Fredly Ikut Memeriahkan HPN 2017

Siapa yang tidak mengenal dia, Vokalis yang sekaligus produser musik yang berdarah Maluku ini mengawali karirnya dengan bergabung bersama grup musik Funk Section pada tahun 1995. Dialah Glenn Fredly Deviano Latuihamallo, lahir di Jakarta 41 Tahun yang lalu tepatnya pada tanggal 30 September 1975. Penyanyi yang memiliki suara dan gaya yang khas dengan aliran musik Pop R&B ini juga memproduseri film Cahaya dari Timur, Filosofi Kopi dan Surat dari Praha, di tahun 2015 Glenn menyelenggarakan tur 20 kota dan sebuah konser besar dalam merayakan 20 tahun Ia berkarya di Negeri tercinta ini. Tanggal 17 Oktober 2015, Istora Senayan menjadi saksi bersejarah buat Glenn dan musik Indonesia. Salah satu konser terbaik di tahun 2015. Seperti biasa di dalam setiap konser nya, Glenn selalu mempunyai pesan. Kali ini Ia mengangkat pesan musik di era 90 an dimana Ia tumbuh dan berkembang di era musik itu. Ia pun membawa Funk Section menjadi salah satu kejutan bagi para penonton di dalam konser nya ini. Karena sebelum menjadi penyanyi solo, Glenn berasal dari sebuah band sebagai vokalis Funk Section. Dan lagi-lagi penonton yang hadir lebih dari 7000 orang malam itu. Pada peringatan Hari Pers Nasional 2017, Glenn mendapat undangan dari panitia untuk mengisi event akbar bagi insan pers di Indonesia untuk menghibur masyarakat Maluku yang berada di Kota Ambon, dia akan menyanyikan lagu-lagu nya sendiri sekaligus menunjukan kecintaannya kepada tanah leluhurnya. Penasaran bukan ? kita tunggu saja kedatangannya di Kota Ambon...
Essential SSL